Mengenal Penyakit Tifus Atau Demam Tifoid Lebih Dalam

Masyarakat Indonesia pada umumnya sudah tidak asing lagi dengan penyakit tifus atau di dunia medis lebih dikenal dengan penyakit demam tifoid. Menurut catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2009, sebanyak 91% kasus demam tifoid terjadi pada umur 3-19 tahun, dengan angka kejadian meningkat setelah umur 5 tahun. Apakah ini penyakit yang menimpa anak-anak pada umumnya ini diakibatkan karena orang tua yang lalai? Atau karena orang tua memandang penyakit ini sebelah mata? Menurut catatan WHO yang dikeluarkan tahun 2003, terdapat 900.000 kasus per Indonesia dengan total angka kematian sebanyak 20.000 orang.  Apakah ini adalah penyakit yang bisa dianggap lalu saja? Mari kita kenal lebih dalam penyakit demam tifoid.

Continue Reading

Demam Berdarah Dengue: Penyakit Biasa Yang Berbahaya!

Sebenarnya demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang bisa ditangani dengan mudah, Jika saya boleh memberi komentar, karena ini adalah penyakit yang tidak membutuhkan pengobatan spesifik. Namun jika penyakit ini baru ditangani pada kondisi yang sudah lanjut, terlebih lagi pada pasien anak-anak, penyakit ini dapat menjadi tantangan bagi pasien, tim medis dan keluarga pasien. Mari kita kenal penyakit DBD lebih lanjut.
Continue Reading

Kenali 5 Gejala Tipes dan Cegah Infeksi Terjadi!

Penyakit tipes lebih banyak memakan korban di saat musim hujan. Selain karena bakteri yang mudah berkembangbiak, juga karena gejala tipes yang awalnya agak mirip dengan influenza & maag, sehingga tidak dianggap serius. Padahal, menurut WHO ada sekitar 30 juta orang meninggal setiap tahunnya dikarenakan penyakit tipes. Mengenali gejala tipes sama dengan meningkatkan harapan hidup para penderitanya.

Mengenali gejala tipes sejak dini, penting untuk mencegah infeksi berlanjut.

Tipes adalah penyakit pada pencernaan akibat infeksi Salmonella Thyposa atau Salmonella Typhi, yang ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terinfeksi. Bakteri ini menyebar ke saluran pencernaan dan memperbanyak diri di usus halus, menyebabkan peradangan, dan menyebar hingga ke seluruh tubuh.Continue Reading

Gejala Campak yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Campak atau yang sering disebut dengan rubeola merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat memunculkan sebuah ruam di seluruh tubuh. Apa itu ruam? Ruam merupakan sebuah inflamasi dan perubahan warna yang terjadi pada kulit manusia. Gejalanya ditandai dengan timbulnya benjol, gatal-gatal, bersisik, mengelupas, atau iritasi pada kulit. Bahayanya lagi, penyakit campak dapat menular dan mengarah pada komplikasi yang serius.

Penyakit Campak bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti infeksi telinga, Infeksi paru-paru (Pneumonia), Peradangan otak yang fatal (Encephalitis), Radang tenggorokan (Bronchitis), dan gangguan kehamilan. Penyakit ini diakibatkan oleh virus yang penyebarannya bisa melalui bersin atau batuk. Sedangkan pemicu seseorang dapat terjangkit penyakit ini ialah tidak melakukan vaksinasi, kekurangan vitamin A, dan mengadakan perjalanan. Diagnosa campak bisa dilakukan melalui pemeriksaan seperti pengecekan karakter ruam atau tes darah.

Bagi penderita campak, biasanya virus memang ada di dalam percikan cairan yang dikeluarkan saat batuk atau bersin. Bahayanya, virus ini dapat menulari siapa saja yang menghirup percikan cairan tersebut. Virus campak dapat bertahan di permukaan selama beberapa jam, sehingga virus bisa bertahan dengan cara menempel pada benda-benda. Kemudian jika benda-benda tersebut tersentuh kemudian terhirup, maka orang tersebut bisa terinfeksi.Continue Reading