Pertumbuhan Anak – Anak Usia Dini, Normal Atau Tidak ?

Pertumbuhan anak yang normal pasti di inginkan oleh setiap orang tua. Saat ini, tidak sedikit orangtua khawatir apakah pertumbuhan atau tinggi badan anaknya normal atau tidak? Kadang orang tua mengkhawatirkan tinggi badan anaknya pendek dibandingkan teman temannya, padahal hal tersebut belum tentu menunjukan pertumbuhan fisik anak tersebut tidak normal. Sebagian besar anak akan mencapai tinggi badan yang sama dengan orangtuanya.

definisi perawakan pendek

Pertumbuhan Anak Usia Dini

Yang dimaksud dengan perawakan pendek atau short stature adalah tinggi badan yang berada di bawah persentil 3 atau -2 SD pada kurva pertumbuhan yang berlaku pada populasi tersebut atau kurva NCHS. Perawakan pendek dapat disebabkan karena berbagai kelainan endokrin maupun non endokrin. Penyebab terbanyak adalah kelainan non endokrin seperti penyakit infeksi kronik, gangguan nutrisi, kelainan gastrointestinal, penyakit jantung bawaan dan lain lain. Pemantauan pertumbuhan khususnya tinggi badan harus dilakukan sejak dini untuk menilai normal tidaknya pertumbuhan anak. Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan diperlukan untuk pemberian terapi lebih awal, sehingga memberikan hasil yang lebih baik.

Definisi perawakan pendek adalah:

  • Tinggi badan < – 2 SD (standar deviasi) yang sesuai untuk usia, jenis kelamin, dan ras. Sekitar 80% anak dengan tinggi badan < – 2SD termasuk dalam kategori normal namun 80% anak dengan tinggi badan < – 3SD adalah patologis
  • Kecepatan tumbuh < persentil ke 25 pada kurva kecepatan tumbuh atau kurang dari 4 cm/tahun
  • Prakiraan tinggi dewasa dibawah potensi tinggi genetiknya
  • Kecepatan tumbuh melambat setelah umur 3 tahun dan turun menyilang garis persentilnya pada kurva panjang/tinggi badan

Pengukuran tinggi badan, berat badan harus diukur dan dipantau berkala, minimal pada waktu-waktu berikut:

  • Umur < 1 tahun: saat lahir, 1, 2, 4, 6, 9, 12 bulan
  • Umur 1-2 tahun: setiap 3 bulan
  • > 3-21 tahun: setiap 6 bulan

cara menghitung pertumbuhan anak

Pertumbuhan Anak

Penting bagi orang tua untuk mengetahui riwayat kelahiran dan persalinan, meliputi berat dan panjang lahir (untuk mengetahui ada tidaknya pertumbuhan janin terhambat), pola pertumbuhan keluarga, riwayat penyakit kronik dan obat-obatan, riwayat asupan nutrisi maupun penyakit nutrisi sebelumnya, riwayat pertumbuhan dan perkembangan, data antropometri yang ada sebelumnya, dan data antropometri kedua orangtua biologisnya. Dengan memberikan info di atas, itu sudah sangat membantu tugas tenaga medis dalam menangani sang anak.

Berikut rumus yang dapat digunakan untuk menghitung target height/midparental height atau taksiran pertumbuhan sesuai tinggi orang tua:

  • Anak laki laki = {TB ayah + (TB Ibu + 13)}x ½
  • Anak perempuan = {TB ibu + (TB ayah – 13)}x ½

TB: tinggi badan

Potensi tinggi genetik = target height ± 8,5 cm

Facebook Comments