Perempuan, Waspadalah dengan 5 Penyakit Ini!

http://www.mydr.com.au/webroot/files/images/sections_hero/thrush.jpg
sumber : mydr.com

Sosok perempuan kadang memiliki stigma lemah lembut, halus dan mengandalkan perasaan. Namun jangan salah, dibalik penampilan fisiknya yang terlihat halus, seorang perempuan dapat melakukan pekerjaan apapun sekaligus. Menurut penelitian yang dilakukan di Inggris, membuktikan bahwa perempuan lebih sering dan lebih baik dalam megerjakan sesuatu lebih dari satu (multitasking) dibanding dengan laki-laki.

Dari penelitian tersebut dinyatakan, pekerjaan perempuan yang bisa dilakukan lebih dari satu ternyata tidak semudah pekerjaan laki-laki yang bisa fokus pada satu hal. Contohnya yaitu seorang perempuan yang bekerja dan mengurus anak, sebelum berangkat ia harus mempersiapkan kebutuhan anaknya dan di sisi lain secara profesional ia harus melakukan pekerjaannya.

Di tengah kesibukan dan berbagai macam pekerjaan, perempuan perlu menjaga kesehatan karena beberapa penyakit rentan menyerang perempuan. Setidaknya,  ada 5 macam penyakit yang sangat rentan menyerang seorang perempuan, yaitu :

1.       Kanker Serviks (kanker leher rahim)

Kanker serviks atau kanker leher rahim sudah pasti mengintai perempuan. Menurut WHO, kanker ini termasuk penyakit yang menjadi penyebab kematian 38%  perempuan dan menyerang perempuan di Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Penyebab utama dari kanker serviks yaitu HPV atau Human Papiloma Virus. Sebagian besar HPV ditularkan melalui hubungan seksual dan masuk melalui area genital manusia, namun tidak selamanya HPV dapat menyebabkan kanker. HPV yang dapat memicu kanker serviks adalah HPV 16 dan HPV 18 yang mengganggu sistem jaringan di leher rahim.

2.       Kanker Payudara

Selain kanker serviks, kanker payudara merupakan penyakit yang juga mengintai para perempuan. Kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua akibat kanker pada perempuan setelah kanker serviks.

Asosiasi kanker di Amerika membuat daftar-daftar tingkatan faktor resiko kanker payudara, antara lain :

a.       Usia seorang perempuan yang semakin bertambah

b.      Gen. hampir 5 sampai 10%  dari kanker payudara terkait pada mutasi gen tertentu (yang paling sering ditemukan antara lain BRCA1 dan BRCA2)

c.       Riwayat penyakit dari keluarga

d.      Sejarah penyakit yang pernah diderita

e.      Ras. Perempuan kulit putih memang memiliki resiko sedikit lebih besar terserang kanker payudara, akan tetapi perempuan berkulit coklat dan hitam tidak sering terserang namun ketika terserang resiko kematiannya lebih besar.

f.        Biopsi payudara yang terlalu dini dan tidak normal

g.       Dada yang sebelumnya pernah terkena radiasi

h.      Menstruasi yang sangat dini (sebelum usia 12 tahun) atau keterlambatan menopause

i.         Perempuan yang tidak memiliki anak

j.        Penggunaan obat-obatan

k.       Minum-minuman beralkohol

l.         Obesitas

3.       Osteoporosis

Punggung membungkuk, sakit punggung dan rasa lelah biasanya dialami oleh para perempuan di masa tua dan ternyata ketiga hal tersebut bisa jadi awal dari datangnya penyakit osteoporosis. Padahal sebetulnya osteoporosis dapat dicegah sedini mungkin.  Penyakit ini memang lebih rentan menyerang perempuan, terutama perempuan usia tua karena hormon estrogen yang mulai hilang ketika mereka beranjak menopause.

Akan tetapi, tidak ada kata terlambat untuk menjaga tulang tetap kuat dari usia muda sampai nanti ketika usia memasuki masa senja. Mengonsumsi susu mengandung kalsium dan vitamin D dari muda dapat membantu mencegah osteoporosis di masa tua.

4.       Penyakit Lupus

Penyakit ini sering diibaratkan sebagai penyakit kupu-kupu, karena kedua pipi penderita lupus biasanya terdapat ruam-ruam merah dan membentuk seperti kupu-kupu.  Penyakit ini sering sekali menyerang perempuan di usia produktif. Lupus merupakan penyakit yang menyerang antibodi atau autoimun. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian apabila tidak terdiagnosa dan ditangani sejak dini.

Lupus juga disebut sebagai penyakit “siluman”, karena gejalanya kadang menyerupai dan meniru penyakit lain sehingga sulit untuk terdeteksi. Penyakit ini bukanlah penyakit menular dan penyakit yang disebabkan oleh virus karena sistem kekebalan tubuh seseorang yang banyak sehingga menyerang tubuhnya sendiri.

Jenis penyakit lupus yang paling sering ditemui yaitu Sistemik Lupus atau SLE (Systemic Lupus Erythematosus ), adalah penyakit lupus yang menyerang organ tubuh antara lain sendi, otak, syaraf, pembuluh darah, ginjal, jantung, hati maupun mata.

5.       Depresi

Depresi lebih banyak mempengaruhi perempuan dibandingkan laki-laki. The National Institute of Mental Health melaporkan bahwa sekitar 12 juta perempuan dipengaruhi oleh gangguan depresi setiap tahun dibandingkan dengan sekitar 6 juta orang. Menurut seorang psikolog Amerika, perempuan lebih cenderung butuh terhubung dengan orang lain atau bersosialisasi dibandingkan laki-laki. Seseorang perempuan yang merasa tidak diterima oleh lingkungan sosialnya atau tidak memiliki akses untuk terhubung dengan orang lain cenderung lebih mengalami depresi.

Untuk membantu mengurangi resiko depresi, seorang psikolog Amerika menyarankan agar seseorang bisa terbangun di pagi hari, karena bangun di pagi hari dapat mengurangi tingkat depresi. Tidak hanya itu hal-hal seperti pekerjaan, komunitas, cinta, binatang peliharaan dan menjadi relawan juga dapat mencegah terjadinya depresi sejak dini.

Setiap perempuan adalah seorang yang tangguh dan cantik, apalagi mereka yang peduli dengan kesehatan mereka. Kartini masa kini adalah mereka yang dapat mengatur hidupnya dengan baik agar bisa berbagi kasih sayang dan kepedulian dengan orang-orang disekitarnya. Ketahui, waspada dan cegah berbagai jenis penyakit yang dapat mengganggu kesehatan mulai sejak dini.

Facebook Comments