Memasak Makanan Sehat untuk Idul Adha

posting_iduladha copyHari raya Idul Adha atau biasa disebut sebagai hari raya Idul Qurban biasa dikaitkan dengan masakan-masakan yang berhubungan dengan daging kambing, daging domba atau daging sapi. Masakan daging tersebut biasanya dimasak dengan santan atau dibakar. Tidak dipungkiri, masakan daging tersebut memang terasa lezat, apalagi disantap bersama dengan keluarga. Di sisi lain, masakan lezat yang berasal dari daging tersebut ternyata sarat akan lemak dan kolesterol.

Namun, ada cara lain mengolah masakan daging tersebut menjadi masakan sehat yang masih aman disantap. Anda dapat mengikuti beberapa cara mengolah daging qurban dan menyeimbangi masakan tersebut dengan makanan sehat lain.

Dipanggang dan Sop Lebih Baik Daripada Gulai

Daging kambing maupun daging sapi memang lezat jika dimasak dengan santan dan dijadikan gulai, tetapi ada sajian lain yang lebih sehat yaitu dijadikan sate, sop maupun dijadikan kambing oven. Apablia dijadikan sate, dalam membakar daging perhatikan juga proses pembakarannya. Jangan sampai sate dibakar hingga hangus, karena bagian daging yang hangus dapat memicu kanker.

Irislah daging tipis-tipis agar cepat matang saat dipanggang dan pastikan kondisi api sedang (tidak terlalu besar). Jangan lupa posisi daging selalu di bolak-balik agar proses pemanggangannya menjadi lebih merata.

Sop daging sapi atau kambing juga bisa menjadi alternatif masakan selain sate. Anda bisa mengkombinasikan sayur-sayuran berupa wortel, kol, tomat dan daun bawang untuk dimasukkan ke dalam sop. Sop juga tidak perlu menggunakan santan. Namun sebelum memasak, pastikan jika lemak sudah dipisah dari daging.

Mengolah Daging dengan Benar dan Menyantap Sesuai Porsi

Menyantap gulai kambing bukan sebuah dosa besar asalkan Anda tetap pada porsinya. Santan kelapa memang mengandung kolesterol tinggi yakni mencapai 185/10 gram sekaligus lemak. Lalu bagaimana cara menanggulangi bahaya yang muncul dari santan?

Jawabannya sederhana. Yang pertama tentu pisahkan lemak dengan daging. Gunakan pula bumbu dapur dari bawang putih tunggal karena bawang putih tunggal terbukti sanggup menyerap kolesterol daripada bawang putih biasa. Lalu santaplah “oat meal” setelah Anda menyantap gulai santan karena sanggup menyerap lemak.   

Sajikan Buah-buahan Sebagai Penyeimbang

Jangan pernah lupa makan buah untuk mengimbangi makanan berlemak dan bersantan yang kita santap saat Idul Adha. Tapi jangan salah, makan buah juga ada aturannya.

Khusus di Hari Raya Idul Adha, baiknya untuk mengonsumsi buah setelah menyantap hidangan khas hari raya. Mengapa? Karena buah yang Anda konsumsi akan membantu memenuhi kebutuhan serat. Lain seperti buah yang Anda konsumsi sebelum makan yang berfungsi menjadi nutrisi.

Apa saja buah yang bagus untuk dikonsumsi? Cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan seperti apel, pir dan kiwi.

Facebook Comments