Lenyapkan Karang Gigi dengan Scaling

scaling gigi
scaling gigi

Apa itu karang gigi? Karang gigi adalah penumpukan plak atau sisa makanan yang mengandung mikroorganisme dan menempel pada gigi dalam jangka waktu lama lalu mengalami pengerasan. Mikroorganisme tersebut mengolah sisa makanan atau plak yang menempel pada permukaan gigi dengan bantuan air liur, lalu mengubah konsistensi lapisan ‘lembut’ plak menjadi keras. Plak bisa mengeras dan berubah menjadi karang gigi dalam waktu dua sampai tiga hari bahkan pada beberapa orang ada yang sudah terbentuk dalam waktu 24 jam saja.

Untuk mencegah terbentuknya karang gigi, para dokter gigi menyarankan untuk melakukan sikat gigi selama kurang lebih dua menit secara merata ke seluruh bagian gigi dan rongga mulut. Penggunaan obat kumur setelah menggosok gigi juga dapat membantu mencegah terbentuknya karang gigi. Selain itu, sikat gigi minimal dua kali sehari terutama sebelum tidur juga sangat membantu mencegah penumpukan plak yang dapat memicu timbulnya karang gigi.

Karang gigi merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit pada gusi dan jaringan penyangga gigi. Jika tidak dibersihkan, karang gigi dapat menyebabkan peradangan atau inflamasi pada gusi yang dalam istilah kedokteran disebut gingivitis. Namun, jika sudah telanjur terbentuk, karang gigi tentu saja tidak dapat dihilangkan dengan penyikatan gigi, bahkan dengan sikat gigi yang kuat dan canggih sekali pun. Karang gigi yang sudah terbentuk harus dibuang dengan prosedur scaling di dokter gigi.

Pembersihan karang gigi atau scaling memerlukan alat yang disebut scaler, baik itu manual maupun ultrasonik dan dikerjakan oleh dokter gigi. Prosesnya dilakukan dengan mengikis karang gigi tersebut dengan scaler. Lama proses scaling bergantung pada banyak sedikitnya karang gigi yang menempel pada gigi. Karena hanya merupakan proses pengikisan ringan, scaling dapat dilakukan pada anak-anak maupun orang dewasa. Biasanya, scaling juga dilakukan sebelum proses penambalan gigi yang berlubang untuk membersihkan area gigi sebelum ditambal. Biaya scaling berkisar antara ratusan ribu rupiah untuk rahang atas dan bawah sekaligus.

Namun, sayangnya sebagian besar masyarakat baru mengunjungi dokter gigi ketika telah merasakan berbagai keluhan nyeri pada gigi atau gusinya. Jika saja scaling rutin dilakukan setiap enam bulan sekali dan perawatan gigi dilakukan dengan benar, berbagai keluhan pada gigi dan gusi sebenarnya dapat dihindari. Berbagai faktor penyebab seseorang enggan mengunjungi dokter gigi di antaranya adalah ketakutan akan rasa sakit saat dokter gigi melakukan tindakan, malas mengantre, dan tidak memiliki cukup waktu untuk berkonsultasi, terutama bagi warga kota besar seperti Jakarta yang dihiasi oleh kemacetan.

Padahal, sebagian besar dokter gigi Jakarta tentunya merupakan dokter-dokter terbaik dari seluruh Indonesia yang kemudian memilih berpraktik di pusat negeri ini. Sangat disayangkan rasanya jika kita enggan memanfaatkan potensi mereka untuk merawat kesehatan gigi dan mulut kita hanya karena alasan macet, malas mengantre, dan tidak memiliki waktu luang. Sebagai solusi praktisnya, kini Anda dapat berkunjung ke website Konsula untuk berkonsultasi secara online atau buat janji sebelumnya untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter gigi Jakarta pilihan Anda. Maka, tak ada lagi alasan untuk enggan mengunjungi dokter gigi. Yuk, scaling rutin enam bulan sekali!

Sumber:

  • Ramadhan, A. G., 2010, Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut, Bukune, Jakarta
  • rsa.ugm.ac.id
Facebook Comments