Diet Tepat Cegah Kanker Serviks

Diet merupakan salah satu strategi untuk mencegah timbulnya kanker serviks. memilah-milah asupan makanan yang patut dikonsumsi tubuh merupakan langkah preventif terbaik untk melawan penyerangan sel kanker.

Memakan buah-buahan dan sayuran dapat membantu melindungi tubuh dari kanker serviks. Bagaimana bisa? Ya, karena sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). sedangkan para ahli mengatakan bahwa diet tinggi anti oksidan, karotenoid, flavonoid dan asam folat yang ditemukan dalam buah-buahan serta sayuran dapat membantu tubuh melawan infeksi HPV, sehingga dapat mencegah infeksi HPV dari balik sel leher rahim.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Research menemukanhasil tes darah perempuan yang menunjukkan tinggiya kadar senyawa kimia tertentu berkat diet kaya buah-buahan dan sayuran sehingga mampu membersihkan infeksi HPV dalam tubuh lebih cepat. tentu hal ini dapat membantu mengurangi risiko kanker.

Melawan Kanker Serviks Dengan Diet

Susan Moores, RD, seorang juru bicara American Dietetic Association mengungkapkan bahwa banyak penelitian menunjukkan manfaat besar terkait dengan diet dan kanker. Pola makan yang banyak mengonsumsi nabati, yaitu yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian adalah yang terbaik mencegah kanker.

Anda dapat mengikuti pola makan tersebut dalam diet Anda sepanjang hari. Moores merekomendasikan untuk menambahkan berbagai warna untuk diet Anda yang tentunya berupa makanan bergizi dengan atribut “asupan pencegah kanker serviks” di semua jadwal makan. Sebagai contoh:

Sarapan: jus jeruk, melon atau yoghurt dan granola.

Makan siang: roti isi keju panggangdan sayuran seperti wortel atau jamur

Makan malam: salad sayur dan buah, kacang merah, ayam, dan tomat yang dipotong dadu

Lindungi Diri dengan Flavonoid

Flavonoid merupakan senyawa kimia dalam buah-buahan dan sayuran yang dianggap perlindungan sumber utama terhadap kanker. Berikut ini adalah beberapa contoh makanan kaya flavonoid untuk yang bisa Anda masukkan dalam menu diet Anda:
Apel, asparagus, kacang hitam, brokoli, kubis, Cranberries, bawang putih, selada, edamame, bawang putih, kedelai atau bayam.

Folat sebagai Penurun Risiko
Studi menunjukkan bahwa makanan yang kaya folat (vitamin B yang larut dalam air) mengurangi risiko kanker serviks pada orang dengan HPV. Folat membantu tubuh memberhentikan infeksi HPV datang kembali berulang kali, sehingga menurunkan risiko terkena kanker.

Makanan kaya folat beberapa di antaranya, meliputi: alpukat, chickpeas (kacang arab), sereal dan roti yang telah difortifiksi, jus jeruk, selada dan stroberi.

Manfaat Karotenoid

Beberapa studi menunjukkan bahwa karotenoid, sumber vitamin A, juga membantu dalam mencegah risiko kanker serviks. Selain buah-buahan, sayuran, dan kacang pada daftar di atas, Anda juga dapat mencakup makanan oranye seperti wortel, ubi jalar atau labu dalam diet Anda.

Diet Saja Tidak Cukup

Bagaimanapun, diet tinggi buah-buahan dan sayuran – meskipun bagian penting dari rencana pencegahan kanker secara keseluruhan – tidak dapat mencegah kanker serviks dengan sendirinya.

“Kanker serviks adalah kanker gaya hidup,” kata ginekolog Rachel Reitan, MD, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Tulane University School of Medicine. Reitan mengatakan dia belum melihat adanya penelitian yang meyakinkan bahwa perubahan diet adalah cukup untuk mencegah kanker. “Bahkan vegetarian menderita kanker serviks,” kata dia.

Gaya hidup sehat yang dapat membantu mengurangi kemungkinan Anda terkena kanker serviks harus mencakup:

– Rutin melakukan Pap smear tahunan untuk menyaring perubahan sel awal

– Mendapatkan vaksinasi terhadap HPV

– Tidak merokok

– Menjadi monogami (setia lah pada pasangan Anda, karena risiko HPV meningkat bila sering berganti pasangan seks)

– Konsisten menjaga diet dengan memperbanyak asupan buah dan sayuran.

Sumber: everydayhealth.com

Facebook Comments