Bleaching Alias Pemutihan Gigi, Perlukah?

Gigi merupakan salah satu bagian penting yang memengaruhi keindahan senyuman seseorang. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang melakukan berbagai perawatan khusus terhadap gigi mereka demi penampilan yang baik. Termasuk dengan memutihkan warna gigi.

Penyebab kusamnya warna gigi sendiri sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor eksternal yang dapat memperburuk warna gigi contohnya adalah konsumsi antibiotik tetrasiklin dalam jumlah dan jangka waktu tertentu, kopi, rokok, teh, dan minuman bersoda. Akan tetapi, sebagian orang memang memiliki warna alami putih kekuningan pada giginya. Jika warna kusam pada gigi disebabkan oleh faktor eksternal, bleaching gigi bisa menjadi salah satu solusi. Continue Reading

Mengatasi Gangguan Belajar Pada Anak

Tidak sedikit orang tua beranggapan bahwa gangguan belajar pada anak akan membaik dengan bertambahnya umur anak atau sejalan dengan perjalanan tumbuh kembang pendidikan. Berdasarkan penelitian di Amerika yang dilakukan pada anak usia sekolah antara 6-17 tahun, terdapat hasil prevalensi anak dengan kesulitan belajar sebanyak 4-5 persen. Gangguan belajar pada anak bila tidak dideteksi secara dini dan tidak dilakukan terapi yang benar maka akan menyebabkan kegagalan dalam proses pendidikan dan dapat mempengaruhi masa depan anak tersebut.

Continue Reading

Jangan Anggap Sepele Anak Kena Diare

Sering masyarakat awam memandang sebelah mata penyakit diare. Penyakit yang menyerang pencernan ini dianggap akan sembuh sendiri tanpa harus ada penanganan khusus. Namun menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2007, diare merupakan penyebab kematian pada 42 persen bayi dan 25,2 persen anak-anak usia 1-4 tahun.

Continue Reading

Ejakulasi Dini? Dampak dan Cara Mengatasinya

Sebelum kita membahas terlalu jauh tentang pembahasan artikel ini secara detail mengenai Ejakulasi dini lebih dahulu dengan baiknya kita mengetahui apa sebenarnya ejakulasi itu sendiri. Ejakulasi itu sendiri adalah proses pemakaian air mani dari penis, yang pada umumnya terjadi pada akhir siklus seksual laki-laki. Ketika seorang pria sedang terangsang secara seksual, kolam semen dalam saluran ejakulasi, yang terletak di mana vas deferens memenuhi vesikula seminalis, kelenjar prostat belakang dan di dalam panggul laki-laki. Ketika gairah seksual mencapai puncaknya, otot-otot dalam kontrak kelenjar penis dan prostat, memaksa air mani melalui uretra dan keluar dari ujung penis.

Setelah kita membahas mengenai ejakulasi disini kita akan masuk ke lebih dalam lagi dalam permasalahan seksual yang sangat amat menggangu dalam hubungan suami istri yaitu Ejakulasi dini. Ejakulasi dini sendiri adalah suatu masalah ketidakberdayaan pria dalam mengontrol ejakulasinya agar terjadi sesuai yang diharapkan,  pria mempunyai cenderung lebih cepat keluar sperma dibarengi dengan orgasme. Setelah ejakulasi pria cenderung tidak berdaya dan tentunya kecewa merasa kepuasan mereka belum diperoleh secara optimal. Dan kekecewaan tersebut bukan hanya terjadi pada pria, tetapi terhadap pasangan mainnya. Sebab wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai orgasme.

Pengertian lebih mudahnya adalah jika secara konsiten dan terus-menerus anda tidak dapat memuaskan istri anda saat berhubungan seks akibat terlalu cepatnya anda selesai dalam berhubungan seksual berarti anda mengalami ejakulasi dini.Continue Reading

Konsula Mendapatkan Suntikan Dana Dari East Ventures Untuk Melakukan Perubahan di Sektor Kesehatan Indonesia

new konsula logo

Konsula, sebuah startup yang didirikan di Jakarta pada tanggal 20 Agustus 2015 dan berada dalam misi untuk memperbesar akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia, telah mendapatkan suntikan dana dari East Ventures. Startup ini didirikan oleh Shinta Nurfauzia, Johannes Ardiant, and Ronald Wijaya, tiga orang lulusan Harvard dan Michigan yang lahir dan dibesarkan di Indonesia, dan diciptakan sebagai jawaban atas kesenjangan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di negeri ini. Meskipun saat ini ada lebih dari 160.000 dokter di Indonesia, masyarakat Indonesia masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Berdasarkan penelitian mereka, kesenjangan tersebut dapat diatasi melalui dua langkah. Pertama, melalui direktori dokter online dimana pengguna dapat mencari dokter terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka, dan kemudian melakukan reservasi online dengan dokter yang ditemukan. Kedua, melalui sebuah online platform yang memungkinkan dokter dan fasilitas kesehatan seperti klinik dan puskesmas untuk mengelola praktek mereka dengan cara yang sistematis dan harga yang terjangkau.

“Direktori pintar Konsula dirancang untuk menghubungkan para calon pasien dengan dokter yang paling cocok dengan mereka. Hal ini dimungkinkan dengan adanya filter seperti harga, lokasi, spesialisasi, jadwal, dan sebagainya. Direktori ini juga memungkinkan pengguna untuk membuat janji konsultasi dan memberikan ulasan dengan cara yang sangat mudah. Konsula juga menyediakan software manajemen praktek kedokteran online yang memungkinkan dokter dan fasilitas kesehatan untuk mengatur jadwal perjanjian dan mendigitalisasi data pasien. Keduanya kami kembangkan khusus bagi dunia kesehatan Indonesia. Dengan membantu dokter untuk mengoptimalkan praktek mereka, kami yakin lebih banyak pasien akan terbantu”, Shinta Nurfauzia, CEO Konsula, menjelaskan secara rinci.

“Kesehatan adalah salah satu kategori berpotensi yang perlu diperbaiki oleh startup Indonesia. Konsula akan membantu jutaan penduduk Indonesia menemukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan melalui platform mereka. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan kewirausahaan Shinta, Johannes dan Ronald ” ditambahkan Willson Cuaca, Managing Partner of East Ventures.

Konsula akan meluncurkan produk mereka di akhir Oktober 2015. Saat ini, lebih dari 500 dokter telah mendaftar di Konsula. Website Konsula dapat diakses melalui www.Konsula.com, dimana saat ini Anda bisa mendaftar untuk mendapatkan update. Anda juga bisa mendapatkan tips harian mengenai kesehatan dari Konsula melalui blog.konsula.com.