Benarkah Wajah Berjerawat Dilarang Facial?

Sumber : cdn.spafinder.com

Sebagai bagian terluar dari tubuh dan banyaknya komponen yang terlibat, kulit berpotensi mengalami berbagai masalah. Salah satu masalah kulit yang cukup mengganggu penampilan adalah jerawat. Gangguan kulit ini sering dialami oleh usia remaja dan dewasa muda. Pada remaja putra, kemunculan jerawat dipengaruhi oleh hormon androgen yang meningkatkan produksi minyak pada wajah, sedangkan pada remaja putri kemunculannya dikaitkan dengan kosmetik yang berbahan dasar minyak. Lalu, apakah facial jerawat merupakan solusinya? Simak pembahasan berikut.

Jerawat pada wajah disebabkan oleh ulah bakteri Propionibacteri acnes yang mengubah lemak sebum dari bentuk cair menjadi lebih padat sehingga mengental dan menyumbat saluran keluar kelenjar. Sebum yang mengental tersebut dikenal dengan nama komedo yang kemudian akan menjadi jerawat.

Komedo dibedakan menjadi komedo hitam dan putih. Komedo hitam atau blackhead, sering juga disebut komedo terbuka, memiliki sumbatan berwarna gelap pada kelenjar minyak. Sedangkan komedo putih atau whitehead, disebut juga komedo tertutup, cenderung berisiko mengalami infeksi sehingga terlihat putih kekuningan atau memerah. Komedo yang mengalami infeksi inilah yang kemudian dikenal sebagai jerawat.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah jerawat adalah rajin membersihkan wajah, terutama sebelum tidur. Selain itu, pemilihan kosmetik yang tepat sesuai jenis kulit juga sangat membantu dalam mencegah timbulnya jerawat. Sebagai pencegahan dari dalam, menjaga pola makan dan menghindari stres juga sangat membantu.

Facial merupakan salah satu teknik pembersihan kulit wajah yang populer dilakukan di klinik kecantikan. Tahapan facial umumnya adalah pembersihan, pengelupasan, ekstraksi komedo, pemijatan, pemakaian masker, penyegaran, dan pelembapan. selain untuk membersihkan wajah, adanya proses ekstraksi komedo tentu akan menghilangkan “calon” jerawat. Sehingga facial jerawat lebih ditujukan untuk pencegahan, bukan menghilangkan jerawat.

Jerawat ringan dapat sembuh tanpa meninggalkan bekas. Tetapi, jerawat yang mengalami infeksi cenderung akan meninggalkan bekas karena timbulnya jaringan parut pasca penyembuhan. Oleh karenanya, hindari memencet-mencet  jerawat karena berpotensi menimbulkan infeksi. Maka dari itu facial wajah berjerawat dengan proses pengelupasan dan ekstraksi komedo sangat tidak disarankan karena bisa memperburuk kondisi jerawat.

Anda tetap diperbolehkan melakukan facial wajah berjerawat, tetapi hindari tahap pengelupasan dan ekstraksi komedo. Sangat disarankan sebelum melakukan facial jerawat, Anda melakukan konsultasi dulu dengan dokter agar tindakan perawatan yang dilakukan lebih sesuai dengan kondisi kulit. Selain itu, pastikan memilih tempat facial yang tepat seperti klinik kecantikan terpercaya atau dokter spesialis kulit. Agar tidak ragu, temukan rekomendasi klinik kecantikan dan dokter spesialis kulit terbaik di Konsula.

Sumber:

  • Dwikarya, M., 2008, Cara Tuntas Membasmi Jerawat, Kawan Pustaka, Jakarta
  • Sari, W., dkk., 2012, Panduan Lengkap Kesehatan Wanita, Penebar Plus, Jakarta
  • Bentley, V., 2005, Siasat Jitu Awet Muda, Penerbit Erlangga, Jakarta
Facebook Comments